Lamora Surabaya: Iftar Lintas Budaya

Foto: ist
OTOFEEDS.id – Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di kawasan Kota Lama Surabaya. Di tengah bangunan bersejarah yang menyimpan jejak percampuran budaya, LAMORA Kota Lama Surabaya memilih merayakan bulan suci dengan pendekatan yang tak biasa: menghadirkan ragam rasa lintas budaya dalam satu meja berbuka.
Melalui program Iftar Ramadan Bareng Cak Jamal Vol. 2, LAMORA Kota Lama Surabaya mengajak tamu menikmati pengalaman berbuka puasa yang memadukan kuliner Nusantara, Cina, dan Timur Tengah, tiga karakter rasa yang merepresentasikan wajah Kota Lama itu sendiri.
Iftar dengan Nuansa Hangat dan Ikon Ramadan
Dengan tagline “Berbagi Rasa, Eratkan Nikmat dengan Kehangatan Ramadan di Kota Lama”, konsep ini tak sekadar menyajikan makanan, tetapi juga suasana. Kehadiran Cak Jamal sebagai ikon Ramadan LAMORA memberi sentuhan personal yang membuat momen berbuka terasa lebih hangat dan membumi.
Menurut Doni Jatu Pratomo, Ramadan selalu menjadi momentum untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda. “Setiap tahunnya LAMORA Kota Lama Surabaya selalu menghadirkan menu-menu unik yang menjadi unggulan pada momen Ramadan. Kali ini, tamu dapat menikmati beragam cita rasa lintas budaya khas Kota Lama, mulai dari Nusantara, Cina, hingga Timur Tengah.”
Dua Area Berbuka dan Hiburan Harian
Untuk mengakomodasi antusiasme tamu, area berbuka puasa disiapkan di dua lokasi, yakni Savoria Cafe sebagai area utama dan Mezzanine Floor sebagai alternatif ketika Savoria Cafe penuh.
Suasana berbuka juga dibuat lebih hidup dengan fasilitas karaoke gratis atau penampilan live music setiap hari, menjadikan iftar bukan sekadar makan malam, tetapi juga ruang bersosialisasi.
Menu Lintas Budaya dari Dapur LAMORA

