All New NEXO Menjawab Tantangan Masa Depan
OTOFEEDS.id – Jepang. Ketika panggung JMS 2025 menyala dan ribuan pasang mata mengalihkan pandang ke tenda hijau mobilitas masa depan, Hyundai menjejak langkahnya dengan tegas: manakala banyak pabrikan berlomba ke listrik baterai, Hyundai membidik titik yang lebih dalam, hidrogen.
Model yang membawa misi ini adalah All‑New NEXO, sebuah kendaraan fuel-cell yang dilempar jadi bintang utama di pameran. Hyundai mengklaim, NEXO membawa rangkaian teknologi terbaru: sel bahan bakar yang lebih efisien, baterai pendukung, dan yang paling mencuri perhatian , jangka tempuh hingga lebih dari 826 km menurut siklus WLTP, setelah hanya pengisian lima menit.
Baca Juga:Debut Honda Super-ONE Prototype di Japan Mobility Show 2025
Tapi bukan hanya angka. NEXO juga dilengkapi sistem ADAS mutakhir: assist jalan tol, surround-view monitoring, parking assist jarak jauh, membungkus hidrogen dalam kemasan kenyamanan dan kepercayaan.
Di ruang pamer yang gelap dengan sorot lampu biru, Hyundai menghadirkan Hydrogen Journey Zone, sebuah instalasi yang bukan sekadar memamerkan mobil, namun sejarah dan ekosistem hidrogen: produksi, penyimpanan, pemanfaatan.
Bagi konsumen Indonesia, hadirnya NEXO seperti petir yang menyambar di langit yang sering dikira hanya berwarna biru polos. Hidrogen menjadi suara baru di dunia yang sebelumnya dikuasai oleh baterai. Ini sinyal kuat bahwa petualangan di jalan tak hanya tentang mesin bensin dan torsi besar, suatu hari nanti, bisa jadi adalah perjalanan tenang, tanpa emisi dan tanpa raungan besar.
Tentu, tantangan masih nyata, jaringan hidrogen belum merata, biaya tinggi, dan adopsi masih terbatas. Tapi Hyundai memilih untuk berjalan duluan. Di JMS 2025, mereka berkata: “Kami sudah di sana, silakan ikut.”
Bayangkan, sebuah SUV hidrogen yang melaju senyap melewati desa-desa dan pantai di Jalur Lintas Selatan, tanpa asap, tanpa suara mengganggu. Masa depan itu terasa lebih dekat. (HS)


