Penjualan Suzuki di Jatim Naik 62 Persen
Sementara Suzuki Fronx memberikan kontribusi 16 persen. Crossover dengan desain modern tersebut mendapatkan respons positif dari konsumen melalui perpaduan desain, fitur, dan teknologi.
Menariknya, meski menyasar kebutuhan yang berbeda, ketiga model tersebut memiliki satu kesamaan yang diapresiasi konsumen, yakni efisiensi bahan bakar dan biaya perawatan yang relatif terjangkau.
“Meski masing-masing model mendapatkan impresi spesifik dari pelanggan, ketiganya turut mendapatkan apresiasi atas kehematan konsumsi bahan bakar maupun biaya perawatan yang terjangkau,” tambah Wiyarso.
Perkuat Jaringan hingga Layanan Digital
Pertumbuhan penjualan yang cukup tinggi juga harus diimbangi dengan kesiapan layanan purna jual. Untuk itu, Suzuki mengandalkan jaringan diler dan bengkel resmi yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur.
Area Manager PT Buana Indomobil Trada (BIT), Agus Henryanto Tan, menyebut Suzuki saat ini memiliki 24 outlet penjualan dan 32 bengkel resmi di Jawa Timur.
Jaringan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kenyamanan konsumen setelah melakukan pembelian, terutama bagi pengguna kendaraan yang mengandalkan mobil untuk aktivitas bisnis maupun mobilitas sehari-hari.
Selain layanan perawatan berkala dan perbaikan kendaraan, jaringan purna jual Suzuki juga menyediakan kebutuhan suku cadang.
Suzuki turut mengembangkan layanan berbasis digital melalui MySuzuki. Platform tersebut memungkinkan pelanggan melakukan reservasi servis berkala sekaligus mengakses katalog suku cadang dan aksesori resmi.
“Pertumbuhan penjualan tentu perlu berjalan beriringan dengan kualitas pengalaman kepemilikan. Karena itu, kami terus memperkuat akses pelanggan terhadap layanan purna jual melalui jaringan diler dan bengkel resmi, sekaligus menghadirkan kemudahan digital melalui MySuzuki,” ujar Agustan, sapaan akrabnya.
Dengan pertumbuhan penjualan ritel mencapai 62 persen hingga Juli 2026, Jawa Timur kini bukan sekadar pasar besar bagi Suzuki, tetapi juga menjadi salah satu mesin pertumbuhan penjualan nasional.
Dominasi New Carry memperlihatkan kuatnya sektor produktif dan kendaraan niaga di wilayah ini. Di sisi lain, kontribusi XL7 dan Fronx menunjukkan bahwa kebutuhan kendaraan penumpang juga terus berkembang.
Kombinasi tersebut membuat pasar Jawa Timur memiliki spektrum yang lengkap bagi Suzuki, mulai dari kendaraan untuk mencari nafkah, mobil keluarga, hingga kendaraan yang mengakomodasi kebutuhan gaya hidup. (Bimo Seno)

