Jelajah Coffee Roasters, Jeda Nikmat di Mandalika

Jelajah Coffee Roasters. Foto: HS
OTOFEEDS.id – Di antara deru mesin, aroma ban yang menghangat di lintasan, dan ketatnya persaingan para pembalap dalam Final Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026, ada momen ketika perjalanan justru terasa lebih lengkap saat kita mengambil jeda. Bukan untuk menjauh dari hiruk-pikuk, melainkan memberi ruang bagi diri sendiri untuk menikmati hal-hal sederhana yang kerap terlewat di tengah padatnya agenda.
Di sela-sela liputan bersama Honda Surabaya Center, main dealer mobil Honda wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusra, sebuah kedai kopi di kawasan Kuta Mandalika, Lombok menarik perhatian kami. Namanya Jelajah Coffee Roasters. Tempatnya mungkin tidak semegah kafe-kafe modern di kota besar, tetapi justru di situlah daya tariknya. Suasana yang hangat, keramahan yang terasa akrab, serta aroma kopi yang menyambut sejak langkah pertama masuk, menghadirkan pengalaman berbeda setelah seharian berada di tengah atmosfer motorsport.
Bagi kami, perjalanan tidak selalu harus diukur dari seberapa jauh jarak yang ditempuh atau berapa banyak destinasi yang berhasil disinggahi. Terkadang, secangkir kopi yang dinikmati tanpa tergesa-gesa mampu memberikan pengalaman yang sama berkesannya dengan perjalanan panjang. Apalagi ketika kita berada di tempat yang menawarkan cerita tentang karakter dan kekayaan cita rasa kopi Nusantara.

Japanese Iced Coffe (kanan) mampu mencairkan cuaca panas Mandalika
Salah satu yang menarik untuk dicoba di Jelajah Coffee Roasters adalah Japanese Iced Coffee. Metode seduh ini menawarkan pengalaman menikmati kopi dingin dengan karakter rasa yang tetap terjaga. Berbeda dari cold brew yang mengandalkan proses ekstraksi dalam air dingin selama berjam-jam, Japanese Iced Coffee diseduh menggunakan air panas, kemudian langsung diteteskan ke atas es. Proses tersebut membantu mengekstraksi aroma dan karakter kopi, sementara es menjaga kesegaran minuman sekaligus membantu mempertahankan kejernihan cita rasanya.
Baca Juga:Honda Eastline Journey: Jejak Rasa di Rembiga
Pilihan biji kopi dari tiga origin, yakni Lombok, Kintamani, dan Ijen, memberikan kesempatan untuk mengenali karakter rasa yang berbeda dalam satu kunjungan. Masing-masing origin memiliki identitas tersendiri, dipengaruhi oleh varietas, kondisi tumbuh, proses pascapanen, serta teknik sangrai yang digunakan.

Beberapa varian kopi yang disuguhkan
Kopi dari Lombok menghadirkan kesempatan untuk menikmati karakter kopi dari tanah tempat kami singgah. Sementara Kintamani di Bali dikenal dengan kopi yang kerap menampilkan nuansa citrus dan kesegaran buah. Adapun kopi dari kawasan Ijen, Jawa Timur, menawarkan spektrum rasa yang beragam, bergantung pada asal kebun dan proses pengolahannya.

