Autogarage Surabaya: Hidup Tak Melulu Cuan, Saatnya Berbagi

Steven Kosasih, Owner Autogarage Surabaya

Namun, yang paling berkesan adalah inisiatif makan gratis bagi masyarakat sekitar. Lebih dari 130 UMKM kuliner lokal berpartisipasi, menyiapkan ribuan porsi makanan yang bisa dinikmati pengunjung secara cuma-cuma. “Kami mengundang 1000 orang, ternyata melebihi target dengan jumlah 6000 lebih. Warga yang datang selain dari Surabaya juga ada dari Sidoarjo, Malang, Ponorogo. Semua free untuk masyarakat, setiap orang dapat kupon makanan dan minuman senilai Rp.30.000, tas dan goodie bag,” ujar Steven Kosasih, Owner Autogarage Surabaya yang akrab disapa Ko Tepen.

Tak hanya masyarakat umum, berbagai komunitas otomotif turut memeriahkan acara ini, mulai dari Mercy, Alyla, Daihatsu Zebra, FK3O, hingga Pro7 dengan tampilan lampu-lampu uniknya. Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya lomba menggambar, fashion show, dan senam zumba yang diikuti ratusan peserta. “Pagi tadi acaranya Zumba dengan target 150, ternya yang datang 510 orang. Selain itu kami juga bekerjasama dengan PMI mengadakan donor darah,” lanjut Steven.

Menariknya, nuansa otomotif kali ini berpadu dengan sentuhan budaya lokal. Sebuah tari Reog Ponorogo membuka panggung, berkolaborasi dengan pelaku UMKM sebagai simbol harmoni antara dunia otomotif, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya. “Makanan yang dijual oleh UMKM harus habis. Kalau sampai acara selesai masih ada, kita borong semua dan bagikan ke masyarakat di jalan-jalan yang mau menerima makanan,” tambahnya.

Bagi Steven, 25 tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang penuh pelajaran. “25 tahun membangun Autogarage, adalah waktu yang cukup lama saya eksis di dunia otomotif. Saya belajar bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari seberapa besar keuntungan, tetapi juga dari seberapa banyak manfaat yang bisa kita berikan kepada orang lain. Saya ingin mengajak para pengusaha untuk menyisihkan hasil usaha mereka guna berbagi kepada masyarakat,” ujarnya dengan nada reflektif.

Didukung oleh 24 sponsor, yang sebagian besar adalah sahabat-sahabatnya di dunia bisnis, Steven berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi.

“Harapan dari acara ini, semoga bisa jadi contoh bagi teman-teman pengusaha untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya.

Dua setengah dekade bukan waktu yang singkat. Di usia ke-25 ini, Autogarage Surabaya tak hanya menunjukkan ketangguhan di dunia otomotif, tapi juga ketulusan dalam berbagi. Sebuah perjalanan yang membuktikan: kadang, makna sukses sejati justru hadir ketika kita belajar memberi tanpa menghitung. (HS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *