BRI Perkuat Kehumasan Hadapi Era AI

Penguatan komunikasi sejalan dengan transformasi merek

Upaya memperkuat kapabilitas kehumasan tersebut juga sejalan dengan transformasi merek BRI yang diumumkan pada Desember 2025 melalui positioning Satu Bank untuk Semua. Strategi ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang relevan bagi berbagai segmen masyarakat.

Dalam konteks tersebut, komunikasi korporat tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjembatani kebutuhan perusahaan dengan ekspektasi nasabah dan masyarakat. Konsistensi pesan, keterbukaan informasi, serta ketepatan merespons persoalan menjadi elemen penting dalam menjaga hubungan jangka panjang dengan publik.

Pada sesi materi, Neneng Herbawati membahas hubungan antara gaya komunikasi kepemimpinan regional dan reputasi lembaga. Pembahasan mencakup pentingnya integritas, transparansi, serta konsistensi narasi korporat dalam membangun kredibilitas di mata pemangku kepentingan.

Sementara itu, Arief Sitohang mengulas strategi pemantauan dan pengelolaan percakapan publik di kanal digital. Peserta mempelajari pengategorian sentimen positif, netral, dan negatif, serta pemanfaatan digital monitoring tools untuk mendeteksi potensi persoalan reputasi sejak dini.

Materi tersebut juga mencakup penetapan ambang batas risiko (risk threshold) sebagai salah satu dasar untuk menentukan tingkat urgensi dan langkah respons terhadap isu yang berkembang.

Melalui program ini, BRI mendorong insan kehumasan di tingkat regional agar semakin siap menghadapi perubahan ekosistem media. Kemampuan membaca percakapan publik, memahami karakteristik media baru, dan mengambil keputusan komunikasi secara tepat menjadi bagian penting dalam menjaga reputasi perusahaan di tengah derasnya arus informasi digital. (Tyo)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *