Honda Siapkan Hybrid Generasi Kelima
Efisiensi bukan berarti Honda meninggalkan karakter berkendaranya. Justru teknologi baru ini dibangun dengan mempertahankan unsur fun to drive.
Salah satunya melalui Honda S+ Shift, teknologi yang mensimulasikan perpindahan gigi transmisi bertingkat melalui pengaturan putaran mesin dan tenaga penggerak. Honda menyebut teknologi ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan pengemudi dan memberikan respons yang lebih natural saat akselerasi maupun deselerasi.
Teknologi tersebut bukan sekadar gimmick suara atau sensasi perpindahan gigi. Sistem S+ Shift mengatur respons motor listrik dan putaran mesin secara terkoordinasi sehingga pengemudi mendapatkan sensasi perubahan tenaga yang lebih nyata.
Honda juga mengembangkan Honda Motion Management System dengan sensor IMU enam arah. Sistem ini dapat membaca dinamika kendaraan dan melakukan penyesuaian terhadap pengereman maupun torsi motor listrik untuk membantu meningkatkan pengendalian.
CR-V Membuka Era Baru e:HEV
Setelah CR-V, teknologi hybrid generasi terbaru tersebut diproyeksikan menyebar ke model-model Honda lainnya. Honda sendiri telah menyatakan bahwa mulai 2027 generasi baru hybrid akan menjadi bagian penting dari strategi elektrifikasinya.
Sebelumnya, Honda juga telah memperkenalkan S+ Shift sebagai teknologi yang akan diterapkan secara bertahap pada model-model e:HEV generasi berikutnya, dimulai dari Prelude.
Dengan kombinasi sistem hybrid baru, platform yang lebih ringan dan teknologi pengendalian yang semakin canggih, Honda ingin membuat kendaraan elektrifikasi yang bukan hanya efisien, tetapi juga tetap memberikan pengalaman berkendara khasnya.
Dengan kata lain, masa depan hybrid Honda bukan hanya soal seberapa irit bahan bakarnya, tetapi juga seberapa menyenangkan mobil tersebut ketika dikendarai. (HS)

